Kardinal Usung Kontrak Politik agar Pekerja dan Rakyat jadi Pemenang di 2019 Kardinal Usung Kontrak Politik agar Pekerja dan Rakyat jadi Pemenang di 2019
Kardinal,A.Md. lahir di Padang Sumatera Barat, menyelesaikan pendidikan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi di Jakarta. Semasa mahasiswa sudah terlibat Ia terlibat Gerakan Reformasi... Kardinal Usung Kontrak Politik agar Pekerja dan Rakyat jadi Pemenang di 2019

Kardinal,A.Md. lahir di Padang Sumatera Barat, menyelesaikan pendidikan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi di Jakarta. Semasa mahasiswa sudah terlibat

Ia terlibat Gerakan Reformasi 98 dalam pendudukan Gedung DPR/MPR RI,Aksi Semanggi I dan Semanggi II di tahun 1999, mendirikan FAM UI (Front Aksi Mahasiswa UI). Di samping aktif dalam gerakan mahasiswa juga mendirikan wisma singgah lingkar selatan Universitas Indonesia yang bertujuan memberikan pelatihan dan pendidikan kepada anak anak terlantar seperti anak yatim, pengamen, anak jalanan yang berada di sekitar stasiun kereta api Universitas Indonesia serta juga mendirikan organisasi serikat nelayan tradisional tingkat nasional yang berkantor pusat di Muara Angke, Penjaringan Jakarta Utara.

Organisasi tersebut didirikan karena banyak penggusuran, merajalelanya kapal pukat harimau, tingginya harga BBM, pencurian Ikan oleh kapal asing yang merugikan penghidupan kaum nelayan.

Setelah lulus tahun 1999 dari Politeknik Universitas Indonesia ia bekerja dan aktif menjadi pengurus serikat pekerja. Saat ini ia menjabat Ketua Pimpinan Cabang Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan anggota Garda Metal DKI Jakarta.

Dengan strategi buruh Go Politik yang diputuskan Rapimnas FSPMI Tahun 2018 ia maju, ikut bertarung di momentum pemilu 2019 dengan tagline ‘Demokrat beri solusi berjuang bersama pekerja dan rakyat’.

Agar pekerja dan rakyat jadi pemenang pada pemilu 2019, ini langkah-langkah Kardinal:

Langkah pertama: Ambil saja (sumbangan, sembako, kaos, duit, dll) anggap sebagai rejeki, tidak perlu merasa terbebani harus memilih caleg korup tersebut.

Langkah kedua: Pilih caleg yang di kenal, tahu latar belakang nya, sesuai Hati dan yang paling penting memberikan jaminan secara tertulis (kontrak politik) yang ditandatangani di atas materai oleh calegnya dan mempunyai kekuatan hukum sehingga rakyat mudah mengontrol dan menagih janjinya jika si caleg terpilih menjadi anggota dewan.

Pada pemilu 2019 pekerja dan rakyat harus menang dalam pemilu dengan cara jika Caleg Korup memberikan sesuatu ambil sesuatunya tapi pilih dan Coblos lah Caleg yg Siap kontrak politik, yaitu perjanjian secara tertulis di tanda tangani di atas Materai seperti yang telah dilakukan Caleg DPRD DKI Jakarta Kardinal, A.Md. nomor urut 7 Dapil 8(Tebet,Ps Minggu, Jaga karsa, Pancoran, Mampang Prapatan) Jakarta Selatan dari Partai Demokrat dengan masyarakat pemilihnya di atas materai.

Perjanjian tertulis atau kontrak politik ini berisi tentang Pelayanan Program Pro-Rakyat’ yang berlaku selama 5 tahun yaitu dari tahun 2019-2024 di mana ketika Kardinal berhasil terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, maka masyarakat mempunyai jaminan secara tertulis untuk menagih dan menuntut janji kampanye seorang Kardinal, A.md. terkait pelaksanaan program kerjanya tersebut.

Adapun Program Pro-Rakyat yang tertuang di dalam perjanjian seperti : pendampingan advokasi hak-hak dasar pekerja dan masyarakat, pendampingan kesehatan, pendampingan pendidikan, pembuatan akte kelahiran gratis, pendampingan kesehatan, pendampingan jaminan sosial, pendampingan ambulance yang tertuang di dalam kontrak politik.

Dengan kontrak politik, pekerja dan rakyat berkuasa atas wakil rakyat pilihannya.
semoga di Pemilu 2019 nanti, pekerja dan rakyat yang jadi pemenang.

Kardinal, A.Md. Calon legislatif DPRD Propinsi DKI Jakarta nomor urut 7 dari Partai Demokrat Dapil 8 Jakarta Selatan.

Biodata:

Nama lengkap: Kardinal, A.Md.
Tempat, Tanggal lahir: Padang, 30 Juni 1974
Agama: Islam

Jabatan:

Ketua Pimpinan Cabang AI Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) periode tahun 2017- 2022Ketua Bidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DPD Partai Demokrat Propinsi DKI Jakarta periode Tahun 2018-2022Ketua Dewan Pembina Pimpinan Pusat Serikat Nelayan Tradisional periode tahun 2000-2018Pengurus Wisma Singgah Lingkar Selatan Universitas Indonesia Periode 1999-2000

Pekerjaan: Karyawan Swasta
Pendidikan: Politeknik Universitas Indonesia
Jumlah anak: 4
Nama Istri: Denok Novita Sari
Pekerjaan: Ibu Rumah tangga

Motto:
Penindasan tetap ada kawan walaupun kita tak melawan setidak-tidaknya dengan melawan masih ada setitik harga diri.
Tanamlah bibit yang bagus di lahan yang subur, rawat, beri pupuk dan jaga sepenuh hati niscaya akan berbuah dinikmati semua kaummu.