Kemenkes Sosialisasi Istithaah Kesehatan Jemaah Haji di Palangkaraya Kemenkes Sosialisasi Istithaah Kesehatan Jemaah Haji di Palangkaraya
SekilasKota | Alhamdulillah. Musim ibadah haji akan segera menyapa seluruh ummat Islam di seluruh dunia dalam kurun waktu sekitar 6 bulan lagi. Pusat Kesehatan... Kemenkes Sosialisasi Istithaah Kesehatan Jemaah Haji di Palangkaraya

SekilasKota | Alhamdulillah. Musim ibadah haji akan segera menyapa seluruh ummat Islam di seluruh dunia dalam kurun waktu sekitar 6 bulan lagi.

Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI pun terlihat aktif melakukan Sosialisasi Istithaah Kesehatan Jemaah Haji di beberapa kabupaten dan kota di Indonesia diantaranya di asrama haji Al Mabrur Kota Palangkaraya. Sosialisasi yang berlangsung pada Jumat, 22 Maret 2019 dalam rangka mempersiapkan jemaah haji yang istithaah.

Selain itu, sosialisasi tersebut untuk menerapkan Peraturan Menteri Kesehaan Nomor 16 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji. Kepala Bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Pusat Kesehatan Haji Rosidi Roslan mengatakan pentingnya asuransi bagi jemaah haji.

“Sehingga perlunya menjadi anggota jaminan kesehatan nasional (JKN) untuk pelayanan kesehatan di Indonesia, menjaga kesehatan, cukup makan sayur dan buah serta melakukan aktifitas fisik secara rutin,” jelas Rosidi.

Untuk sosialisasi Istithaah Kesehatan Jemaah Haji di Kota Palangkaraya ini, Kemenkes bermitra dengan Komisi IX DPR RI, Hang Ali Saputera Syah Pahan untuk meningkatkan komitmen politik dalam penyelenggaraan kesehatan haji Indonesia.

Sebagai informasi, acara Sosialisasi Istithaah Kesehatan Jemaah Haji dibuka oleh Pemerintah Daerah Kota Palangkaraya yang diwakili Asda II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Ikwansyah dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Palangkaraya serta para jemaah haji tahun keberangkatan 1440H/2019M.

Bukan hanya sosialisasi, acara juga diisi dengan pemeriksaan penyakit tidak menular berupa pemeriksaan kolesterol, gula darah dan pengukuran tingkat kesehatan jiwa, dilanjutkan dengan pengukuran kebugaran dan diakhiri dengan pembinaan berupa penyuluhan terkait kesehatan haji dan pelaksanaan haji.