DPW DKI LBH Pijar Menolak Pembangunan Jembatan Inrit di Semanan

Ibu Kota36 views

SekilasKota.com | Pembangunan jembatan sepanjang 17 meter dengan lebar sekitar 3 meter sebagai jalan akses masuk (Inrit) di Jalan Semanan Pintu Air, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat dengan menutup kali diduga kuat akan berdampak terhadap kebersihan kali.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pijar Uci Sanusih menyesalkan adanya pembangunan inrit tersebut.

Sebagai putra asli Semanan, Bang Uci khawatir pembangunan innrit akan berdampak pada kebersihan kali sehingga menyebabkan banjir.

“Pembangunan jembatan inrit ini jelas untuk kepentingan pribadi dengan mengalahkan aturan pemerintah,” ujar Bang Uci.

“Dengan tegas, saya menolak pembangunan jembatan inrit itu,” lanjut Ban Uci.

Lebih lanjut Bang Uci menekankan, apabila pembangunan jembatan inrit itu ada izinnya, Bang Uci minta Pj Gubernur DKI agar tinjau ulang.

“Namun, bila tak ada izin, mohon agar Pj Gubernur DKI segera lakukan upaya bongkar,” pungkas Bang Uci.

Sebagai informasi, setiap masyarakat yang ingin memanfaatkan ruang untuk membangun infrastruktur Bina Marga di wilayah Provinsi DKI Jakarta seperti pembuatan inrit (jalan akses masuk), pembangunan jalan, jembatan, fly over atau underpass, termasuk juga penempatan atau storing jaringan utilitas, maka untuk pelaksanaannya harus berkoordinasi dengan Dinas Bina marga Provinsi DKI Jakarta.

Namun terkait dangan perizinannya, saat ini pengurusan perizinan-perizinan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dilakukan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PM dan PTSP). [ary]